(Catatan Rohani) AKIBAT KEJATUHAN

Manusia yang dilengkapi dengan sifat-sifat KODRATI : Ratio, emosi, kemauan dan sifat-sifat ISTIMEWA: pengetahuan & hikmat, kebenaran & keadilan, kesucian & kemurnian, dengan potensi-potensi dan karunia-karunia yang luar biasa, setelah mengalami kejatuhan, langsung hilang lenyap sama sekali. Kejatuhan ini mengakibatkan kerusakan sama sekali, seluruh bagian dicemari, dibusuki oleh dosa, sehingga seluruh potensi-potensi yang luarbiasa merosot jauh sekali, tetapi sifat kemanusiaan manusia tetap sebagai manusia. Manusia tidak berubah menjadi seperti binatang.

Didalam hal ini, yang Kita sebut sifat-sifat istimewa sebagai gambar Allah ini (original righteousness) terhapus lenyap sama sekali, tidak ada bekas, lalu diganti dengan ORIGINAL CORRUPTION = korupsi yang asli = kerusakan yang total dari segala keberadaannya. Jadi pengetahuan & hikmat diganti dengan kebutaan tidak bisa mengerti suatu yang bersifat adikodrati/ supernatural lagi, dalam arti mengenal Allah, Kebenaran & Keadilan-nya pun sudah tidak ada lagi, diganti dengan KEBODOHAN, KETIDAK-MAMPUAN, KEKURANGAN, KEBUTAAN AKAL.

Setelah kejatuhan manusia tidak lagi mempunyai Pengetahuan Sejati tetapi sekarang diganti dengan Pengetahuan yang PALSU.

Roma 10:1- 3 = 1)Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan, 2)sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. 3)Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebeneran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Romans 10:1-3 = 1)Brothers, my heart’s desire and prayer to God for Israel is that they may be saved. 2)For I bear them witness that they have a real zeal for God, but not according to knowledge. 3)For they being ignorant of God’s righteousness, have not submitted to the righteousness of God. (NKJV)

Romer 10:1-3 = 1)Liebe Brüder, meines Herzens Wunsch ist, und ich flehe auch zu Gott für sie, dass sie gerettet werden. 2)Denn ich bezeuge ihnen, dass sie Eifer für Gott haben, aber ohne Einsicht. 3)Denn sie erkennen die Gerechtigkeit nicht, die vor Gott gilt, und suchen ihre eigene Gerechtigkeit aufzurichten und sind so der Gerechtigkeit Gottes nicht untertan.

Jadi kondisinya manusia mengganti pengetahuan & hikmat dengan pengetahuan bikinannya sendiri. Yang tadinya pengetahuan & hikmat ini ditanamkan oleh Allah didalam hati manusia, sekarang setelah manusia jatuh dalam dosa, dia membuat hikmat bikinannya sendiri, yaitu kebeneran dibuat sendiri = kebenaran PALSU.

Sehingga akibatnya manusia tidak taat kepada Kebenaran Allah. Jadi kebenaran yang palsu itu melawan kebeneran yang sejati. Kesucian & kemurnian diganti dengan kenajisan dengan dosa, kejahatan, kemunafikan = ORIGINAL CORRUPTION, busuk, jelek, kotor, Najis, segala yang jelek.

Wahyu Allah didalam gambar Allah, setelah kejatuhan, wahyu khusus berhenti, stop. Allah tidak lagi mempunyai komunikasi dengan manusia, nah nanti akan dijembatani oleh karya Kristus, bertahap demi tahap diberikan melalui WAHYU. Sejak kejatuhan, wahyu-wahyu khusus, pengetahuan-pengetahuan yang bersifat sejati tidak lagi diberikan oleh Allah kepada manusia. Demikian pula wahyu umum didalam diri manusia setelah kejatuhan menjadi merosot sedemikian rupa.

Kesadaran manusia tentang Allah tidak hilang samasekali, sense of deity masih ada, tetapi sedemikian lemahnya, tetapi tetap masih ada, lemah dan dicemari. Apa yang manusia tentang diri Allah, yang dulu ditanamkan oleh Allah didalam hati manusia, sudah menjadi kabur, karena dosa yang sudah menggrogoti dirinya itu, dia menindas kebenaran wahyu umum didalam dirinya.

Roma 1:18-19 = 18)Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. 19)Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

Romans 1:18-19 = 18)For the wrath of God is revealed from heaven against all ungodliness and unrighteousness of men, who suppress the truth in unrighteousness. 19)because what may be known of God is manifest in them, for God has shown it to them. (NKJV)

Römer 1:18-19 = 18)Denn Gottes Zorn wird vom Himmel her offenbart über alles gottlose Wesen und alle Ungerechtigkeit der Menschen, die die Wahrheit durch Ungerechtigkeit niederhalten. 19)Denn was man von Gott erkennen kann, ist unter ihnen offenbart; denn Gott hat es ihnen offenbart.

Jadi sebetulnya manusia bisa tahu tentang Allah, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Disini manusia menindas kebenaran wahyu Allah dengan kelaliman, sehingga bagi orang yang terus-menerus menindas kebenaran wahyu umum didalam hatinya, ini lama-kelamaan bisa menjadi orang atheis, dalam hidupnya tidak memperdulikan Allah sama sekali.

Tetapi orang yang didalam tahap-tahap yang masih dianugerahi anugerah umum diluar dirinya, penindasan itu bisa agak dikurangi. Makin orang itu peka terhadap anugerah umum, mungkin melalui agama, atau pendidikan, maka orang ini (bukan makin baik) tetapi apa yang sudah rusak itu masih kelihatan segi-segi agamanya. Penggantian ini bukan terjadi karena kemauan Allah sendiri (kemauan asli Allah) tetapi karena akibat dosa, jadi Allah menghukum dosa, hukuman Allah terhadap pelanggaran perjanjian itu, sehingga Allah merobah gambar Allahnya.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s