(Catatan Rohani) KEJATUHAN MANUSIA DALAM DOSA

1) Kejatuhan manusia didalam dosa, melibatkan totalitas keberadaannya. Kejatuhan itu dilakukan oleh manusia in the whole man, seluruhnya dia berdosa dengan highly intelektual, dengan segenap akal budinya, segenap hati dan segenap kekuatannya.

2) Didalam kesadaran sepenuhnya. Manusia pada waktu itu sudah tahu bahwa buah itu tidak boleh dipetik, tetapi pikiran manusia berubah dan dengan kesadaran dan pengetahuannya Yang sejati, dan pertimbangan yang masak dia memilih berbuat dosa (bukan khilaf atau mata gelap).

3) Dengan kebencian kemutlakan terhadap Allah. Dia benci secara mutlak, didalam kondisinya dia, total keberadaannya, dia melakukan dosa itu secara sadar dan betul-betul benci kepada Allah dengan segenap akal budinya, kekuatannya.

Sebelum memetik buah, Hawa sudah berdosa. Perubahan dari sifat sangat baik menjadi baik menjadi jahat – merupakan perubahan radikal, perubahan yang serta-merta, tuntas dan total. Perubahan transformasi yang total habis-habisan, drastis, langsung berubah: transformasi kualitas secara radikal maka dampaknya juga perubahan kualitas secara radikal.

Yakobus 2:10 = Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

James 2:10 = For whoever shall keep the whole law, and yet stumble in one point, he is guilty of all. (NKJV)

Jakobus 2:10 = Denn wenn jemand das ganze Gesetz hält und sündigt gegen ein einziges Gebot, der ist am ganzen Gesetz schuldig.

Dosa yang mengakibatkan kejatuhan – dosa yang mengakibatkan perubahan konsep.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s