(Catatan Rohani) BEDANYA MANUSIA DENGAN SETAN

Kita lihat sekarang bedanya dengan setan. Kalau setan, perbuatan dosanya dengan manusia yang berbuat dosa itu sama dosanya. Tetapi bedanya setan berbuat dosa secara rohani, bukan didalam keberadaan secara jasmani, sebab setan memang tidak diberi jasmani, mahluk roh. Tetapi manusia berbuat dosa didalam keberadaannya sebagai mahlkuk rohani yang berjasmani. Manusia adalah gambar Allah, bukan dimengerti jasmaninya tetapi rohaninya.

 

Setan:

Ratio, emosi dan kemauannya juga tidak hilang (lucifer), tetapi disini perbedaannya, original corruption corruption setan  ini lebih dalam lagi tingkatannya. Kalau manusia sifat kerusakan totalnya menunjukkan kepada luasnya sudah mencapai seluruh kodrat manusia, tetapi masih dalam tingkat terbatas, sedangkan ketika setan (luficer) berbuat dosa, tingkat kerusakan totalnya sudah mencapai tingkat mutlak, penuh, tidak ada lagi bekas-bekasnya. Kalau manusia yang sudah jatuh ini tidak mau bertobat, kelak kerusakan totalnya menjadi sangat dalam. Tingkat/ degree dari kerusakan total manusia tidak membuat manusia menjadi jahat sejahat-jahatnya, sebab itu diberikan oleh Allah melalui anugerah umum. Tetapi gambar Allah didalam malaikat lucifer (bintang fajar) itu kerusakannya tidak lagi dibatasi dalam arti tidak ada anugerah umum bagi setan, itulah bedanya, bukan karena manusia lebih baik sedikit daripada setan, tidak. Tetapi berdasarkan atas anugerah Allah saja, penentuan berdasarkan atas anugerah Allah sendiri. Sehingga Allah masih berbelas kasihan kepada manusia. Bukan itu saja, anugerah khusus juga tidak diberikan kepada setan yang jatuh, tidak ada penebusan bagi setan. Padahal sama-sama manusia dan setan dua-duanya jatuh dalam dosa.

Anugerah umum diberikan Allah kepada manusia supaya tingkat kerusakannya tidak menjadi sampai tak terhingga. Tetapi jikalau Allah murka, manusia dibiarkan seperti setan, sehingga tingkat kerusakannya seperti yang dialami setan. Misalnya Firaun, Allah sendiri mengeraskan hatinya, akibat dari dosa Firaun sendiri. Jadi Allah menghukum dengan mengeraskan hatinya. Salah tidak kalau Allah mengeraskan hati Firaun? Tidak! Kalau salah, berarti kita membalikkan norma, karena yang menentukan norma salah atau benar adalah Allah, bukan kita. Karena Allah menghukum berdasarkan pada keadilan dan kesucian. Kita harus tunduk kepada penghakiman Allah.

Allah memberikan wahyu adalah dalam tahap pemulihan, satu persatu bertahap wahyu diberikan. Allah memberikan wahyu umum dan wahyu khusus itu bukan berdasarkan cuma-cuma, tetapi Allah sudah menyediakan konsekwensinya yaitu kematian Kristus. Jadi anugerah itu diberikan, baik anugerah umum maupun anugerah khusus, adalah karena Kristus, maka Allah berkenan memberi anugerah, tanpa Kristus, kalau Kristus tidak mati bagi kita, tidak ada anugerah umum maupun anugerah khsusus. Jadi itu dalam tahap Allah ingin memulihkan gambar Allah yang sudah jatuh itu, sekaligus Ia ingin memilih orang untuk diselamatkan.

Manusia jatuh dalam dosa, memang dibujuk oleh setan, tetapi manusia dirinya sendiri memang mau berdosa. Jadi jatuhnya manusia itu atas kemauan dirinya sendiri. Faktor pencetusnya untuk perangsangnya memang setan, tetapi keputusan finalnya adalah dari dirinya sendiri. Jadi orang berzinah itu adalah kemauan diri sendiri karena keputusan dipilih oleh manusia sendiri untuk melakukannya, bukan dari setan.

Sejak manusia sudah jatuh dalam dosa, didalam diri manusia itu sendiri sudah ada godaan-godaan, tidak usah digoda oleh setan.

Bila orang yang sudah berdosa dan terus menerus melakukan dosa, dia mematikan hati nuraninya sendiri, sehingga tingkat kerusakannya semakin tinggi, lama-kelamaan tingkat kepekatan rusaknya seperti setan.

 

***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s